Sabtu, 04 April 2015

WEB Server

Pengertian
Menurut Wikipedia, Web Server atau Server web merupakan sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web danmengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Jadi, pada dasarnya web server hanyalah sebuah perangkat lunak yang bisa saja berada di komputer apapun dengan spesifikasi apapun. PC biasapun dapat berfungsi sebagai web server.
Karena web server hanyalah suatu perangkat lunak, saat ini banyak pilihan yang dapat kita pilih. Mulai dari yang gratis (free) sampai yang berbayar, mulai dari yang kompleks sampai yang bisa berjalan di CD. Beberapa diantaranya yang cukup banyak digunakan adalah Apache Web Server, Internet Information Services (IIS), Xitami, PWS, dsb.
Cara Kerja
cara kerja web server itu sendiri? Cukup sederhana untuk dipahami, karena pada dasarnya tugas web server hanya ada 2 (dua), yaitu:
1.      Menerima permintaan (request) dari client, dan
2.      Mengirimkan apa yang diminta oleh client (response).
 Secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut :
Penjelasan gambar       :
1.      Client disini dapat berupa komputer desktop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet).
2.      Komputer yang berfungsi sebagai server, dimana didalamnya terdapat perangkat lunak web server. Agar komputer ini dapat diakses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan (intranet atau internet). Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja bernama www.google.com, www.bl.ac.id, atau memiliki kode komputer (disebut IP Address) seperti 202.10.20.10 dan 200.100.50.25.
3.      Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu apa yang terjadi? Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, “hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?”. Inilah yang disebut request.
4.      Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Namanya juga mencari, kadang ketemu, kadang juga tidak ketemu. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404. Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.
Konfigurasi Web Server
Web server termasuk salah satu layanan SERVER yang paling populer. Karena lewat web server tersebut, website kita sapat di akses oleh seluruh pengunjung dari Internet. Dalam keadaan default, web server berjalan di protocol HTTP melalui Port 80. Pada postingan kali ini selain saya menjelaskan bagaimana cara konfigurasi Network, Network Routing, DNS server, juga akan membahas web dan database severnya. Kali ini saya ajan membuat web server menggunakan aplikasi Apache.
Dalam perancangan Web Serverm kita harus mengetahui dahulu persyaratan (Dependesi) dari Website yang akan kita buat. Misalnya, website tetsebut membutuhkan bahasa HTML saja, atau PHP4/PHP5, atau juga MySQL Database sebagai media penyimpanan datanya. Kita asumsikan saja, akan menggunakn Content Management System (CMS) gratisan dari Internet, semisal Joomala, Wordpress atau Durpal.


Langkah-langkah Intalasi dan Konfigurasi
1. Install semua paket yang dibutuhkan untuk web dan database server.
Selama proses intalsi berjalanm maka akan muncul beberapa pertanayaan seperti berikut.
-Do you want to continue [Y/n]? tekan "y"
-Isikan password unutk database MySQL
-Ulangi password yang telah di masukan
-Pilih apache2 dengan menekan spasi pada keyboard unutk menjalankan phpmyadmin
2. Konfigurasi web server
secara default unutk mengkonfigurasi web server dapat dilakukan dengan mengedit file /etc/apache2/sites-available/default. Terlebih dahulu kita backup file tersebut:
kemudian edit:
nano /etc/apache2/sites-available/default
dan rubah isinya mejadi seperti berikut:
 3. Restart APACHE
b. Pengujian
1. Pengujian Web Server via server
sebelum melakukan pengujian kita edit dulu file tampilan default website yang kita buat 

lihat hasilnya dengean meluliskan w3m jerbee.net pada sever kita.

2. Pengujian Web Server via klient
sebelum  kita langsung ke Web Browser kita setting terlabih dahulu Ip address miliknya klinet
 kita langung cek di CMD.EXE


 Pengujian via web browser




Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar