Pengertian
Network Time Protocol atau lebih sering disebut
dengan istilah NTP merupakan sebuah mekanisme atau protokol yang digunakan
untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem
komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur
komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga
proses ini sendiri dapat dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang
hanya melakukan pertukaran paket-paket data saja.
NTP menggunakan port komunikasi UDP nomor 123.
Protokol ini memang didesain untuk dapat bekerja dengan baik meskipun media
komunikasinya bervariasi, mulai dari yang waktu latensinya tinggi hingga yang
rendah, mulai dari media kabel sampai dengan media udara. Protokol ini
memungkinkan perangkat-perangkat komputer untuk tetap dapat melakukan
sinkronisasi waktu dengan sangat tepat dalam berbagai media tersebut. Biasanya
dalam sebuah jaringan, beberapa node dilengkapi dengan fasilitas NTP dengan
tujuan untuk membentuk sebuah subnet sinkronisasi. Node-node tersebut kemudian
akan saling berkomunikasi dan ber sinkronisasi menyamakan waktu yang direkam
mereka. Meskipun ada beberapa node yang akan menjadi master (primary server),
protokol NTP tidak membutuhkan mekanisme pemilihan tersebut.
NTP
merupakan salah satu tertua protokol internet masih digunakan (sejak sebelum
1985). NTP ini awalnya dirancang oleh Dave Mills dari University of Delaware,
yang masih mempertahankan itu, bersama dengan tim relawan.
Cara Kerja
NTP bekerja dengan menggunakan algoritma Marzullo
dengan menggunakan referensi skala waktu UTC. Sebuah jaringan NTP biasanya
mendapatkan perhitungan waktunya dari sumber waktu yang terpercaya seperti
misalnya radio clock atau atomic clock yang terhubung dengan sebuah time
server. Komputer ini disebut juga stratum 1. Kemudian jaringan NTP ini akan
mendistribusikan perhitungan waktu akurat ini ke dalam jaringan lain dengan
protokol NTP yang disebut stratum 2. Komputer dalam jaringan tersebut dapat
menyinkronkan jaringan lain yang disebut stratum 3, dan seterusnya sampai
stratum 16.
Sebuah NTP client akan melakukan sinkronisasi
dengan NTP server dalam sebuah interval pooling yang biasanya berkisar antara
64 sampai 1024 detik. Namun, waktu sinkronisasi ini bisa berubah secara
dramatis bergantung kepada kondisi dan keadaan jaringan yang akan digunakannya.
NTP menggunakan sistem hirarki dalam bekerja dan melakukan sinkronisasinya.
Sistem hirarki ini menggunakan istilah Clock stratum atau strata untuk
menggambarkan tingkatan-tingkatannya seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Sebuah perangkat NTP akan secara otomatis memilih perangkat dengan nilai
stratum yang paling kecil untuk mendapatkan update pencatatan waktunya. Dengan
demikian, maka tidak perlu melakukan mekanisme pemilihan rumit untuk
mendapatkan tree dari NTP yang teratur dalam sebuah jaringan besar. Protokol
NTP tetap bekerja dengan baik dalam melakukan sinkronisasi antara client dengan
server-nya, meskipun melewati berbagai media. Tampaknya NTP tidak membeda-bedakan
media cepat, media lambat, media padat, media kosong, dan sebagainya.
Kehebatan NTP ini didapat dari sistem estimasinya
yang hebat yang mengandalkan tiga buah variabel kunci yang didapat dari
hubungan antara client dan servernya. Ketiga variabel tersebut adalah:
1. Network delay. Sebagai variabel yang didapat dari
lamanya delay yang terjadi dalam media penghubungnya. Variabel ini merupakan
kunci terpenting dalam mendapatkan sinkronisasi yang akurat.
2. Time packets exchange dispersion. Dispersi atau penyebaran terhadap
paket-paket sinkronisasi waktu digunakan untuk mengukur kesalahan maksimum dari
perhitungan waktu antara kedua node yang berkomunikasi.
3. Clock offset: Kerugian waktu ini merupakan variabel
yang digunakan untuk melakukan koreksi terhadap pencatatan waktu yang ada di
client. Koreksi inilah yang akan dibawa dalam sinkronisasi antarkedua
perangkat.
NTP memiliki kemampuan untuk menghindari proses
sinkronisasi dengan sebuah mesin yang dianggapnya tidak akan bisa akurat.
Kemampuan tersebut didasari oleh dua parameter penentu:
- Perangkat NTP tidak akan melakukan sinkronisasi dengan sebuah mesin yang tidak melakukan sinkronisasi waktu dirinya sendiri dengan perangkat manapun. Karena dengan fakta tersebut, ada kemungkinan waktu yang dimilikinya tidak akurat.
- NTP akan melakukan proses
komparasi terhadap beberapa perhitungan waktu dari beberapa server. Sebuah
perangkat NTP yang memiliki pencatatan waktu yang paling berbeda dengan yang lainnya pasti akan dihindari oleh perangkat-perangkat lainnya, meskipun nilai stratumnya paling rendah daripada mesin yang lain.
Konfigurasi
Langkah - langkahnya sebagai
berikut :
1. Sebelumnya masuk
dulu ke super user / root
2. Masukkan DVD
Debian 6 yang ke satu
3. Lalu update
repositori nya dengan mengetikan apt-cdrom
add, lalu apt-get update
4. Lalu install NTP
Servernya dengan mengetikan apt-get install ntp ntpdate seperti gambar dibawah ini
lalu tekanY, catatan : jangan lupa masukkan DVD Debian 6 yang ke satu.
5. Isikan ip
address untuk Server NTP kita dengan mengetikan nano /etc/network/interfaces seperti ini :
6. Lalu simpan
dengan menekan Ctrl+X lalu tekan Y lalu
tekan Enter
7. Lalu restart
interfacenya dengan mengetikan /etc/init.d/networking
restart
8. Selanjutnya kita
konfigurasi NTP nya dengan mengetikan nano /etc/ntp.conf akan
tampak seperti ini:
10. Selanjutnya
tambahkan tanda # di depan tulisan
"server", ada empat tulisan "server".
12. Lalu cari lagi
tulisan "#restrict 192.168.123.0 mask
255.255.255.0 notrust", lalu tambahkan konfigurasi
dibawahnya seperti gambar dibawah:
13. Lalu simpan
konfigurasi dengan menekan tombol Ctrl+X, lalu tekan Y dan
tekan Enter
14. Lalu restart
lagi konfigurasi NTP nya dengan mengetikan /etc/init.d/ntp restart
15. Lalu cek apakah konfigurasi
sudah benar atau tidak dengan mengetikan ntpq -p, hasilnya seperti gambar dibawah
berarti konfigurasinya sudah benar
16. Selanjutnya kita
tinggal cek di client Windows XP nya
17. Kita double-klik
jam yang ada di pojok kanan bawah
18. Selanjutnya kita
pindah ke tab Internet Time
19. Lalu kita isikan
ip server NTP kita seperti gambar dibawah lalu kita Update Now, apabila hasilnya
seperti ini berarti konfigurasinya sudah benar
20. Selesai deh NTP
Server kita
Sumber
:








Tidak ada komentar:
Posting Komentar